Selasa, 12 Desember 2023

Instrumen Penilaian Media

Hallo teman teman

Berikut adalah sebuah format instrumen penilaian dari suatu media. Format instrumen penilaian ini dibuat untuk menilai suatu media melalui materi yang disampaikan, desain media yang digunakan serta penggunaan bahasa.


INSTRUMEN PENILAIAN MEDIA 

      A. Materi

No

Aspek Yang Dinilai

Skala Penilaian

1

Kejelasan materi yang disampaikan melalui media vlog pembelajaran

4

2

Cakupan dan kedalaman materi

3

3

Materi yang disajikan secara sistematis

4


             B. DESAIN MEDIA

No

Aspek Penilain

Skala Penilaian

1

Kejelasan narasi dan video

4

2

Penggunaan backsound

4

3

Ketepatan penggunaan gambar

3

4

Kejelasan gambar dan suara

3

5

Pengemasan media video yang menarik

4

       C.   PENGGUNAAN BAHASA 

No

Aspek Yang Dinilai

Skala Penilaian

1

Kebakuan bahasa yang digunakan

4

2

Penggunaan kalimat yang efektif

4

3

Kejelasan informasi dalam media,  yang disampaikan dengan bahasa atau kalimat yang tepat

4

4

Kemudahan penonton dalam memahami bahasa yang digunakan

4


    Keterangan Skala Penilaian :

4 : Baik Sekali

3 : Baik

2 : Cukup baik

1 : Kurang


Senin, 11 Desember 2023

Timeline Perkembangan ICT

 Halo teman-temanπŸ‘‹

Berikut ini adalah sebuah timeline tentang perkembangan ICT. 


Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) telah memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan kita. Berikut adalah beberapa perkembangan penting dalam ICT:

1. Internet: Internet telah mengubah cara kita berkomunikasi, mendapatkan informasi, dan melakukan bisnis. Internet telah menjadi jaringan global yang menghubungkan miliaran orang di seluruh dunia. Ini telah membuka pintu bagi kolaborasi global, akses ke sumber daya pendidikan dan informasi, serta kemajuan dalam bisnis dan perdagangan elektronik.

2. Komunikasi seluler: Perkembangan telepon seluler dan teknologi nirkabel telah mengubah cara kita berkomunikasi. Telepon seluler tidak hanya digunakan untuk panggilan suara, tetapi juga untuk mengirim pesan teks, mengakses internet, dan menggunakan aplikasi yang beragam. Ini telah memungkinkan komunikasi yang lebih mudah dan cepat di mana saja dan kapan saja.

3. Komputasi awan: Komputasi awan telah memungkinkan penyimpanan dan akses data yang lebih mudah dan fleksibel. Dengan menggunakan layanan komputasi awan, pengguna dapat menyimpan dan mengakses data mereka dari berbagai perangkat dan lokasi yang berbeda. Ini juga telah memungkinkan kolaborasi yang lebih baik dan penggunaan sumber daya komputasi yang lebih efisien.

4. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI): Perkembangan dalam bidang kecerdasan buatan telah membawa kemajuan dalam berbagai aplikasi, seperti pengenalan suara dan gambar, analisis data, dan otomatisasi proses. AI juga telah digunakan dalam pengembangan chatbot dan asisten virtual yang dapat membantu dalam berbagai tugas dan interaksi manusia-mesin.

5. Internet of Things (IoT): IoT merujuk pada jaringan perangkat yang terhubung melalui internet, yang dapat saling berkomunikasi dan berbagi data. Ini telah membuka pintu bagi pengembangan berbagai aplikasi cerdas, seperti rumah pintar, kendaraan otonom, dan kota pintar. IoT juga telah memberikan peluang baru dalam pengumpulan dan analisis data untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup.

Perkembangan ICT terus berlanjut dengan cepat, dan memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, bisnis, kesehatan, transportasi, dan lainnya. Penting bagi kita untuk terus mengikuti perkembangan ini dan memanfaatkannya dengan bijak untuk meningkatkan kehidupan kita.

Minggu, 10 Desember 2023

Pelanggaran Etika Dalam Penggunaan ICT

Halo teman-temanπŸ‘‹

Berikut ini adalah salah satu kasus pelanggaran etika dalam penggunaan ICT



Pada akhir Mei, situs milik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yakni bpjs-kesehatan.go.id diduga diretas. Buntutnya, data milik 279 juta penduduk Indonesia diduga bocor dan dijual di forum online bernama Raid Forums.

Data yang dijual seharga harga 0,15 bitcoin (sekitar Rp 84,4 juta, kurs 20 Mei 2021) tersebut berisi NIK, nomor ponsel, e-mail, alamat, hingga gaji. Menurut pendalaman yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), disimpulkan bahwa sampel dataset tersebut diduga kuat identik dengan data milik BPJS Kesehatan. Kominfo pun akhirnya mengajukan pemutusan akses terhadap tautan (link) untuk mengunduh data pribadi tersebut, termasuk memblokir Raid Forums sebagai langkah antisipatif mencegah penyebaran data yang lebih luas. Terkait dugaan kebocoran data ini, BPJS Kesehatan, Kominfo, dan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), sempat disebut akan digugat lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) oleh tim Periksa Data. Salah satu tuntutan dalam gugatan tersebut adalah penggugat (tim Periksa Data) mendorong dilakukannya assessment (penilaian) terhadap dampak kebocoran data dan menyampaikannya ke publik.

Analisis: Kasus peretasan pada BPJS Kesehatan merupakan insiden keamanan yang melibatkan akses tidak sah atau pelanggaran terhadap sistem informasi BPJS Kesehatan oleh pihak yang tidak berwenang. Meskipun tidak ada informasi spesifik mengenai kasus peretasan tersebut, namun saya dapat memberikan analisis umum terkait kasus peretasan pada BPJS Kesehatan.

1. Motivasi: Peretasan dapat dilakukan dengan berbagai motivasi, seperti pencurian data pribadi, informasi keuangan, atau pengakuan terhadap sistem. Dalam konteks BPJS Kesehatan, motivasi peretasan mungkin termasuk pencurian data pribadi peserta, seperti nomor identitas, detail medis, dan informasi keuangan.

2. Dampak pada Peserta: Kasus peretasan pada BPJS Kesehatan dapat berdampak serius bagi peserta. Data pribadi yang dicuri dapat digunakan untuk kegiatan ilegal, seperti penipuan identitas atau penyalahgunaan keuangan. Selain itu, jika informasi medis dikompromikan, sensitivitas dan privasi peserta dapat terancam.

3. Keamanan Sistem: Kasus peretasan pada BPJS Kesehatan menunjukkan adanya kerentanan dalam sistem keamanan. Analisis terhadap kejadian tersebut harus mempertimbangkan bagaimana peretasan terjadi, apakah melalui serangan phishing, serangan malware, atau kerentanan dalam sistem yang dimanfaatkan oleh peretas.

4. Tanggapan dan Pencegahan: Setelah terjadinya kasus peretasan, langkah-langkah harus diambil untuk menangani insiden tersebut. BPJS Kesehatan harus merespons dengan cepat dan mengambil tindakan yang diperlukan, seperti memperbaiki kerentanan sistem, memberitahu peserta yang terkena dampak, dan meningkatkan keamanan sistem untuk mencegah serangan serupa di masa depan.

5. Regulasi dan Kepatuhan: Kasus peretasan pada BPJS Kesehatan juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan standar keamanan yang relevan. BPJS Kesehatan harus memastikan bahwa kebijakan, prosedur, dan infrastruktur keamanan yang tepat telah diterapkan untuk melindungi data peserta.

Dalam rangka mencegah kasus peretasan di masa depan, BPJS Kesehatan harus terus meningkatkan keamanan sistem, melakukan audit keamanan secara berkala, melibatkan profesional keamanan TI, dan memberikan pelatihan keamanan kepada karyawan untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman peretasan dan pentingnya menjaga keamanan data peserta.


Selasa, 05 Desember 2023

Pendidikan Dan Edukasi Bagi Masyarakat

Hallo teman-temanπŸ‘‹πŸ‘‹

Pada video kali ini, kita akan belajar bersama mengenai pentingnya pendidikan dan edukasi bagi masyarakat. 


Pendidikan dan edukasi adalah dua konsep yang saling terkait dan penting dalam pengembangan individu dan masyarakat. Pendidikan merujuk pada proses formal dan informal di mana pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan sikap diberikan kepada individu melalui pengajaran, pelatihan, atau pengalaman. Sedangkan edukasi mencakup proses pembentukan karakter, moral, dan nilai-nilai yang lebih luas dalam rangka membentuk individu yang berbudaya dan bertanggung jawab.

Pendidikan formal biasanya terjadi di lembaga pendidikan seperti sekolah, perguruan tinggi, atau universitas, di mana kurikulum dan metode pengajaran telah ditetapkan. Pendidikan informal, di sisi lain, terjadi di luar lingkungan sekolah, seperti melalui pengalaman sehari-hari, interaksi sosial, atau pembelajaran mandiri.

Edukasi, di sisi lain, melibatkan pembentukan karakter, moral, dan nilai-nilai yang lebih luas dalam rangka membentuk individu yang berbudaya dan bertanggung jawab. Edukasi dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti melalui keluarga, masyarakat, media, atau lembaga-lembaga non-formal.

Keduanya memiliki peran penting dalam membentuk individu dan masyarakat yang berkualitas. Pendidikan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berfungsi dalam masyarakat, sementara edukasi membantu membentuk karakter dan nilai-nilai yang positif. Kombinasi pendidikan dan edukasi yang baik dapat membantu individu mencapai potensi penuh mereka dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat.

Video Pembelajaran Terkait ICT

Halo teman-temanπŸ‘‹

Di video kali ini saya akan menjelaskan tentang ringkasan materi yang saya dapat dari pertemuan 2-7 pada mata kuliah ICT. 



Instrumen Penilaian Media

Hallo teman teman Berikut adalah sebuah format instrumen penilaian dari suatu media. Format instrumen penilaian ini dibuat untuk menilai sua...